Minggu, 31 Desember 2017

Sejumlah mahasiswa  geografi yang antusias mengikuti serangkaian kegiatan acara, Citamiyang, Bogor.
Foto: Dika Rachman/Universitas Islam '45' Bekasi


Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGI) melaksanakan kegiatan Kemah Kerja Mahasiswa yang bertempat di Camp. Citamiyang Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini sebagai langkah awal pengrekrutkan mahasiswa baru geografi Universitas Islam “45” Bogor, Sabtu (26/11/2016) pagi.
Kemah Kerja Mahasiswa Geografi tahun ini bertema “Pemanfaatan Alam Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Geografi” yang di dalamnya terdapat pengenalan lingkungan geografi kepada mahasiswa baru supaya kita lebih mengenal lingkungan dan paham terhadap bidang kajian kita sebagai guru geografi. Selain kita paham terhadap lingkungan geografi hubungan yang harmonis antar mahasiswa geografi pun akan terjalin dengan adanya kegiatan kemah kerja ini.
Dalam kegiatan ini, terdiri dari 25 peserta mahasiswa baru geografi dan dihadari Abang Mpo Geografi angkatan 2013 – 2011 serta Bapak Yoga Candra Maulana, S.Pd.,M.Pd selaku Ketua Program Studi Pend.Geografi.


Dalam sambutan sesi pertama yang disampaikan Bapak Yoga Candara Maulana mengatakan bahwa "di lingkungan yang asri dan hijau ini kita yang notabene berasal dari jurusan Pendidikan Geografi harus menjadi pelopor peduli lingkungan di kampus hijau (UNISMA) dan memberikan contoh kepada mahasiswa yang lain tentang arti menjaga ekosistem ini serta menajaga keharmonisan antara yang senior dan yang baru bergabung,  harapan saya tentunya dalam kegiatan ini bisa berjalan sesuai apa yang sudah direncanakan dan dapat memberikan kesan yang baik bagi para senior, masyarakat disana dan semua keluarga besar geografi," ungkapnya.

Sementara itu Dessy selaku anggota Himpunan Mahasiswa Geografi "Tujuan sejatinya dari kegiatan ini untuk meningkatkan rasa pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan kepada mahasiswa yang baru bergabung di keluarga besar Pend. Geografi ini. Semoga kegiatan ini bisa membangun hubungan antara yang senior dengan mahasiswa baru agar tercipta kedekatan yang seperti layaknya keluarga," ujarnya.


Sebuah organisasi tidak akan pernah bisa hidup tanpa ketua, wakil, bendahara, sekretaris, ketua divisi dan anggota lainnya. Sehebat apapun seorang pendiri organisasi akhirnya dia juga butuh seorang penerus yang akan membesarkan organisasinya.
Organisasi tidak mungkin diurus oleh satu generasi secara terus menerus. Karenanya, dibutuhkan perekrutan generasi dibawahnya yang nantinya diharapkan menjadi calon penerus keberlangsungan organisasi. Dengan adanya kegiatan kemah kerja mahasiswa mahasiswa menjadi teredukasi betapa pentingnya makna menjaga lingkungan hidup, karena lingkungan adalah satu satuan yang harus kita rawat dan jaga bersama. Selamat bergabung adik-adikku Geografi 2016 di keluarga besar Himpunan Mahasiswa Geografi.

Jumat, 25 Desember 2015

Perempuan Inspiratif itu.. Yang Peduli Pendidikan

Assalamu'alaikum Wr.Wb..


Siapa bilang wanita itu lemah? Siapa bilang wanita tidak bisa membawa perubahan? Kalo ada yang bilang seperti itu mereka salah besar! Wanita Indonesia banyak yang bisa menjadi inspirasi bagi banyak wanita lain di luar sana, salah satunya adalah yang mau gue bahas sekarang.

Kenapa Inspiratif? 

Begini...

Atas dasar rasa perihatin mereka terhadap dunia pendidikan Indonesia yang masih belum merata, karena di luar sana banyak anak-anak kaum marjinal yang sulit untuk bersekolah disebabkan gak ada biaya atau bahkan gak di terima, kedua saudari kembar ini berinisiatif untuk membangun sekolah darurat

 

 

Adalah Sekolah Darurat Kartini, sekolah yang di dirikan oleh Sri Royati (64) dan Sri Irianingsih (64) pada awal tahun 90-an. Sepasang saudara kembar ini mendirikan sekolah darurat dengan dana pribadi loh. Dan selama 25 tahun ini mereka menampung anak-anak kurang mampu yang ingin belajar.

Namanya juga sekolah darurat, tempat belajarnya dan perlengkapannya pun yaa masih biasa saja dan terbilang masih kurang. Yang penting ada tempat untuk berteduh saat belajar dan ada buku-buku sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar, itu sudah cukup.


Bekal Terjun ke Masyarakat



 Di sekolah Kartini, para siswa tak hanya di bekali pelajaran secara formal. Rian dan Rosery membekal anak didiknya dengan tata cara bergaul. Menurut mereka hal ini penting.
Tak tanggung-tanggung  anak didik dibekali dengan table menner seperti cara memegang gelas, piring, melipat baju, berbicara, duduk, dan berinteraksi dalam bentuk apapun di tengah masyarakat.
Selain itu, ibu kembar juga menguji kejujuran dari siswa didik dengan tinggal bersama mereka sebelum siap bekerja.
Para lulusan Sekolah Kartini tercatat ada yang berkecimpung di bidang pelayaran, kepolisian,, mau pun bidang pekerjaan lainnya.


Bekal Keterampilan

Di sekolah darurat ini, anak-anak tidak hanya diberi pendidikan formal, tapi juga diajarkan keterampilan, seperti memasak, menjahit, membatik, seni, hingga olah raga.
Siswa Ibu Guru Kembar sangatlah beragam. Dari korban pelecehan seksual, anak-anak pengemis, bahkan anak-anak preman.

Dampaknya, selain diilindungi Kopasus, Ibu Guru Kembar juga akrab dan di hormati di kalangan preman. Bagi Preman-preman tersebut, ibu guru kembar adalah sosok orang tua bagi mereka.

Kerja mulia ibu guru kembar terletak pada sistem pembayaran sekolahnya yang gratis. Semua anak-anak yang miskin dan tidak dapat sekolah ditampung di Sekolah Darurat Kartini. Bayangkan, mereka mendirikan sekolah dengan uang pribadi mereka dan seluruh siswanya dibebaskan biaya apapun.

Kini, yayasan itu mempunyai beberapa jenjang pendidikan yang dimulai dari tingkat PAUD, TK, SMP, SMK, hingga akademi.


Gimana sist? Sangat inspiratif bukan? Bu Rosy dan Bu Ryan memilih untuk mendedikasikan hidupnya didunia pendidikan agar banyak anak-anak yang tertolong dari jurang kebodohan, Kalo kamu?

Senin, 07 Desember 2015

8 PROSPEK KERJA TERBAIK LULUSAN ILMU KOMUNIKASI



1. Broadcaster / Tenaga di dunia penyiaran

Menjadi produser, sutradara, reporter, copy writer dan lain – lain yang terlibat dalam dunia penyiaran, adalah salah satu prospek kerja yang paling empuk dari dunia Ilmu Komunikasi. Seperti yang kita ketahui, bahwa dunia penyiaran pada dasarnya ialah proses menyampaikan suatu pesan melalui media massa seperti televisi, radio ataupun surat kabar kepada masyarakat. Nah, dalam proses penyampaian pesan itulah lulusan Ilmu Komunikasi dituntut untuk dapat menentukan strategi agar pesan yang disampaikan mudah diterima oleh masyarakat sesuai dengan segmentasinya. Bidang kerja broadcasting  biasanya ditempatkan di stasiun televisi, radio, ataupun kantor – kantor surat kabar, tabloid maupun majalah.


2. Jurnalis
Jurnalistik adalah bagian dari Ilmu Komunikasi. Studinya yang mempelajari bagaimana mengemas suatu berita menjadi sebaik mungkin untuk dapat disebarkan ke masyarakat luas, merupakan salah satu bentuk bagaimana seseorang dapat menyampaikan pesan secara efektif melalui suatu media. Dalam dunia Ilmu Komunikasi, jurnalistik merupakan mata kuliah wajib yang harus dipelajari. Kemampuan menulis, peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya, serta kemampuan menyampaikan dan memilih memilah mana berita yang layak untuk disebarkan dan mana yang tidak layak disebarkan, menjadi beberapa hal yang bisa diperoleh dari mempelajari jurnalistik. Jurnalistik memang ilmu yang dapat dipelajari oleh siapapun, tidak harus lulusan Ilmu Komunikasi. Namun, lulusan Ilmu Komunikasi tentu memiliki kemampuan yang lebih dalam dunia jurnalistik ini. Bidang kerja dari seorang jurnalis antara lain menjadi reporter, news anchor (penyiar berita), news dubber, wartawan media massa, baik di televisi, radio ataupun surat kabar cetak.

3. Announcer dan presenter

Kemampuan menyampaikan pesan dengan baik dan dapat menarik perhatian khalayak, tentu menjadi bagianyang dipelajari oleh lulusan Ilmu Komunikasi. Kemampuan tersebut pun sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang announcer atau penyiar radio, hingga menjadi seorang presenter di televisi, baik untuk acara olahraga, berita resmi, gossip, dan lain – lain. Lulusan Ilmu Komunikasi selalu dituntut untuk pandai berbicara dengan efektif dalam menyampaikan maksud dan tujuannya. Hal tersebutlah yang menjadikan posisi penyiar atau presenter menjadi sasaran yang tepat sebagai prospek kerja lulusan Ilmu Komunikasi.
 


4. Master of Ceremony (MC)
Bila announcer dan presenter hanya tertuju dalam sebuah media massa saja, maka pekerjaan sebagai MC pun bisa diposisikan dalam berbagai perhelatan event. Menjadi MC tentu membutuhkan kualitas gaya bicara yang baik, pandai menempatkan diri, dan mampu membawa acara menjadi sesuai harapan. Unsur – unsure komunikasi tentu terdapat di dalamnya. Meskipun bisa dipelajari secara otodidak, namun lulusan Ilmu Komunikasi tentu memiliki keahlian menjadi MC yang dipelajari dalam studinya.

 
5. Public Relations Officer atau Hubungan Masyarakat
Mewakili perusahaan dalam setiap waktu, menjaga nama baik perusahaan serta mewujudkan hubungan yang harmonis pada seluruh klien perusahaan, menjadi tugas besar dari seorang Public Relations atau humas. Ya, profesi Public Relations
juga menjadi prospek kerja yang sangat menjanjikan bagi lulusan Ilmu Komunikasi. Seorang Public Relations harus selalu memutar otaknya untuk menyampaikan pesan – pesan perusahaan kepada masyarakat agar perusahaan yang dikelolanya senantiasa memiliki reputasi yang baik. Menantang, bukan?

6. Event Organizer
Merancang perhelatan event yang besar, mengemas sebuah acara sesuai dengan konsep pesan yang ingin disampaikan, hingga mengatur acar sedemikian rupa agar meninggalkan kesan dan reputasi yang baik, adalah beberapa wujud tujuan dari strategi seorang event organizer. Melalui sebuah event, sebuah tim event organizer diharapkan mampu menyampaikan sebuah pesan atau makna tertentu dan mewujudkan good reputation dari si penyelenggara. Disitulah tantangannya. Menjadi event organizer ini sangat asyik, lho. Seperti bekerja sambil bermain. Penghasilannya pun bisa terbilang cukup fantastis. Tertarik?


7. Praktisi periklanan / Advertising 
Iklan! Ya, terdengar sepele, namun mempengaruhi kita, kan? Salah satu dalang dan tangan – tangan kreatif di balik berbagai iklan yang bertebaran di berbagai media ini adalah lulusan Ilmu Komunikasi, lho. Mereka berusaha mempengaruhi publik dengan pesan – pesan produk barang ataupun jasa yang ingin disampaikan, melalui pesan dan media yang unik serta kreatif agar siapapun yang melihatnya tergugah untuk membeli, menggunakan ataupun mempercayainya. Proses penyampaian pesan yang menarik, kan! Dalam iklan, semakin menarik dan membuat penasaran, maka semakin sukses dan efektif pula iklan tersebut. Prospek kerja dalam dunia advertising bagi lulusan Ilmu Komunikasi, antara lain sebagai project leader advertising, copy writer, camera person, media planner, dan lain – lain.


8. Marketing Communications  
Lulusan Ilmu Komunikasi juga bisa menjadi orang yang duduk manis di kantor, menyusun dan merancang strategi – strategi komunikasi pemasaran yang tepat bagi perusahaan. Ya, menjadi marketing communications tidak semata – mata mengedepankan unsure pemasaran dari ilmu bisnis saja. Lulusan Ilmu Komunikasi diharapkan dapat mejadikan pemasaran menjadi lebih efektif dan menarik, salah satunya dengan menyusun strategi komunikasi yang tepat dilihat dari segmentasinya, bagaimana pesannya, apa medianya dan mau seperti apa tujuan yang diharapkan. Hal ini tentu menantang bagi siapapun yang menjalaninya.
Itulah 8 prospek kerja terbaik bagi lulusan Ilmu Komunikasi. Sesuaikah dengan minat anda?